Featured Contents

Gelombang

Energi dari satu tempat lain dapat dikirim menggunakan gelombang. Ada dua jenis gelombang bila dilihat dari medium rambatannya, yaitu :Gelombang Mekanik Dan Transversal [...]

Getaran

Pada setiap getaran bila kita hitung jumlah getaran yang terjadi selama satu detik, ternyata tetap. Jumlah getaran setiap detik ini disebut frekuensi getaran , dilambangkan dengan f. [...]

Usaha Dan Energi

Gaya merupakan besaran yang menentukan sistem gerak benda berdasarkan hukum Newton. Ada beberapa kasus dalam menganalisis suatu sistem gerak benda dengan menggunakan konsep gaya menjadi lebih rumit[...]

Pengukuran

Pengukuran adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu standar atau satuan pengukuran.[...]

Latest Posts

0

Ini Untuk Mu

Dewi ratna ningsih Minggu, 14 Juli 2013
LEMBAR MOTTO DAN PERSEMBAHAN
Selalu yakin akan ada pertolongan Nya jika kita berniat baik, karena Allah selalu ada untuk     umat Nya
Setiap goresan tinta ini adalah wujud dari keagungan dan kasih sayang yang diberikan Allah  SWT kepada umatnya.

Setiap detik waktu menyelesaikan skripsi ini merupakan hasil getaran doa kedua orang tua, saudara dan orang-orang terkasih  yang mengalir tiada henti.
Ibu Muryati dan Bapak Rodani,
terima kasih untuk kesabaran dan doa yang tak pernah putus,
serta kasih sayang yang tak kan mungkin tergantikan.
Kakak-kakak terbaik ku Alm. Mudini, Taufik Arianto dan Istri (Ka Mimi) Keponakan kecil ku Athala dan abang terakhir ku Jamal Idrus yang selalu memberikan dukungan dan terus menyemangati ku untuk menyelasaikan skripsi ini dan selalu direpotkan oleh aku. Keluarga besar MUHUR (Enya Asmi, Baba Muhur, Mama Pidah dan Pah Teguh, Mama Iyoh serta sepupuh-sepupuh ku Salsa, Indri, Paris dan Sikecil Rara),  terimakasih banyak untuk dukungan kalian kepada keponakan mu ini.

Setiap pancaran semangat dalam penulisan ini merupakan dorongan dan dukungan dari sahabat-sahabatku tercinta.
Eliza dan Eka serta Ana yang selalu setia membagi ilmunya ke pada ku. Aku tidak akan pernah melupakan jasa-jasa kalian.

0

Lensa Cembung

Dewi ratna ningsih Sabtu, 07 Juli 2012
Lensa cembung memiliki bagian tengah yang lebih tebal daripada bagian tepinya. Sifat dari lensa ini adalah mengumpulkan sinar sehingga disebut juga lensa konvergen.
Dari gambar di atas terlihat bahwa sinar bias mengumpul ke satu titik fokus di belakang lensa. Berbeda dengan cermin yang hanya memiliki satu titik fokus, lensa memiliki dua titik fokus. Titik fokus yang merupakan titik pertemuan sinar-sinar bias disebut fokus utama () disebut juga fokus aktif. Karena pada lensa cembung sinar bias berkumpul di belakang lensa maka letak  nya juga di belakang lensa. Sedangkan fokus pasif ()simetris terhadap . Untuk lensa cembung, letak  ini berada di depan lensa.


Untuk info lebih lengkap lihat disini yah



2

Aqu Dan Fisika Hijrah Ke HTML5 (22 October 2010)

Dewi ratna ningsih Jumat, 22 Oktober 2010

Maaf atas ketidaknyamanan Kunjungan anda dalam beberapa Jam lalu, karena blog ini sedang dalam tahap renovasi total. Dan kini, Blog ini resmi hijrah ke HTML5(biarpun masih banyak errornya dan belum valid 100%).... Pokoknya, klo ada saran dan kritik untuk blog ini silahkan sampaikan di kotak komentar... Thnx... :P

Guest Post (Not Admin)/ DJ
07.47 PM


2

Gelombang

Dewi ratna ningsih Kamis, 26 Agustus 2010
Siaaanggg . .  .
Setelah kemarin ngbhs ttg aqu skrng aq mw kmbli lg akn ngbhs ttg Fisika . .
Khususnya pada materi Gelombang . .

Gelombang
Energi dari satu tempat lain dapat dikirim menggunakan gelombang. Ada dua jenis gelombang bila dilihat dari medium rambatannya, yaitu :
  1. Gelombang mekanik yang membutuhkan medium untuk merambat, contohnya adalah gelombang bunyi, gelombang laut, gelombang tali. Gelombang mekanik terbagi menjadi dua yaitu gelombang transversal dan gelombang longitudinal. 
  • Gelombang Transversal adalah gelombang yang arah rambatannya tegak lurus dengan arah getarannya. Contoh gelombang transversal adalah gelombang tali. Ketika kita menggerakan tali naik turun, tampak bahwa tali bergerak naik turun dalam arah tegak lurus dengan arah gerak gelombang. 
  • Gelombang Longitudinal adalah gelombang yang arah rambatannya sejajar dengan arah getarannya.   Contoh gelombang longitudina adalah gelombang pada  slinki yang digerakkan maju mundur, dan gelombang bunyi di udar.
 

2.  Gelombang elektromagnetik tidak membutuhkan medium untuk merambat. (khusus unuk gelombang elektromagnetik akan aq bahas pada postingan brkt'y iiaa )

4

Aqu & Fisika

Dewi ratna ningsih Selasa, 24 Agustus 2010
Nittee :)

Setelah cukup bnyk ngposting ttg materi FISIKA . .
Sekarang mw posting yg sedikiit lebihh nyantaii ajj lah . .
Gk pp kan ? ? 
Skalian mw promosiin Fisika . .
Biar fisika gk dianggap lg sebagaaiii mata pelajaran yg Menyeramkan

Yuppz . . .
Inii crta aqu dan tmn'' qu di fisika . .
pertma kali ktmu mrka kerasa bgt klo mrka tuhh ank yg seriiuss , ,, rajin blajarr dan yg pastii Pastii tw bnyak ttg Fisika . .

Butt . . .
ternyata ituu smw gk 100% benar . .
Bnyk alsn knp mrka bsa nyemplung di Fisika. .
Ada yg krn keinginan orang tua mrka . .
add yg trpksa krn uda gk di terima di PTN (trmsuk aqu) . .
hhhaa :)

Ada jg yg udaa minat sma sii Fisika . .
Klo bwt aqu sndrii sii  . .
Iaaa itu td . . krn gk di terima di PTN :(
Dan stlh rundngn sma orang tua ternyta jurusn inii jauh lbhg mnjanjikn krn msh sdkt pemint'y . .
Berhrp gmpng nyarii krja'y . .
dan  . . . karena udaa kecemplung di nii jurusan . .
mw tdk mw aq hrus bsa brnang dounk biar gk kelelep . .
Mka'y buth krja krs bwt aq brthn di jrusn nii . .
dan Alhamdulillah . .. hasil'y gk trllu mengecewkn . .
Iiiiaa setidaknya IPK aq msh bsa brthn di 3, --- . . .
Dan nii dy tmn'' qu di FISIKA 2A . .
kalian perhatiin dehh muka'y . .
Gk pnuuuhh sma rumus kan ? ?
ckckck :)

4

Getaran

Dewi ratna ningsih Kamis, 19 Agustus 2010
Sering kita jumpai sebuah benda bergerak bolak-balik secara teratur. Gerakan seperti itu misalnya dapat dijumpai pada bandul dan permainan ayunan.
Pada setiap getaran bila kita hitung jumlah getaran yang terjadi selama satu detik, ternyata tetap. Jumlah getaran setiap detik ini disebut frekuensi getaran , dilambangkan dengan f. satuan frekuensi adalah Hertz, disingkat adalah Hz, sebagai penghargaan pada Heinrich Hertz seorang fisikawan pertama yang mengamati adanya gelombang elektromagnetik.
Karena jumlah getaran tiap detik adalah tetap, berarti waktu yang diperlukan untuk melakukan satu getaran juga tetap. Waktu yang diperlukan untuk melakukan satu getaran disebut period. Period dilambangkan T dan satuannya detik.
Rumus:
\!T=\frac{1}{f}          atau              \!f=\frac{1}{T}.
Keterangan:
  • T = periode (dalam satuan sekon)
  • f = frekuensi (dalam satuan Hertz)
Contoh:
Dalam waktu 30 detik sebuah benda bergetar sebanyak 450 kali. Berapakah frekuensi dan period benda tersebut.
Jawab:
Diketahui: t = 30 detik
                n = 450 kali
Ditanyakan: a) f = .....?
                   b)T =.....?
Jawab:
a) Frekuensi adalah banyaknya getaran setiap detik
 
b)  Period adalah waktu yang diperlukan untuk melakukan satu getaran
4

Lensa Cembung

Dewi ratna ningsih Rabu, 11 Agustus 2010
Pengertian Lensa Cembung
Lensa adalah benda bening yang dibatasi oleh dua bidang bias. Lensa Cembung (konveks) memiliki bagian tengah yang lebih tebal daripada bagian tepinya. Lensa cembung terdiri atas 3 macam bentuk yaitu lensa bikonveks (cembung rangkap), lensa plankonveks (cembung datar) dan lensa konkaf konveks (cembung cekung).
Lensa cembung disebut juga lensa positif. Lensa cembung memiliki sifat dapat mengumpulkan cahaya sehingga disebut juga lensa konvergen. Apabila ada berkas cahaya sejajar sumbu utama mengenai permukaan lensa, maka berkas cahaya tersebut akan dibiaskan melalui satu titik.



Dari gambar di samping terlihat bahwa sinar bias mengumpul ke satu titik fokus di belakang lensa. Berbeda dengan cermin yang hanya memiliki satu titik fokus, lensa memiliki dua titik fokus. Titik fokus yang merupakan titik pertemuan sinar-sinar bias disebut fokus utama (f1 ) disebut juga fokus aktif. Karena pada lensa cembung sinar bias berkumpul di belakang lensa maka letak nya juga di belakang lensa. Sedangkan fokus pasif ( f2) simetris terhadap . Untuk lensa cembung, letak ini berada di depan lensa.
1. Sinar istimewa pada lensa cembung
    Ada tiga tiga sinar istimewa pada lensa cembung.

     a.Sinar sejajar sumbu utama dibiaskan melalui titik fokus F.
     b.Sinar melalui F dibiaskan sejajar sumbu utama.
     c.Sinar melalui pusat optik tidak dibiaskan.
  Titik fokus lensa cembung dapat ditentukan dengan suatu rumus yang disebut rumus pembuat lensa (lens   maker equation) seperti tertulis di bawah ini :

Keterangan:
f      = jarak titik fokus lensa cembung.
n     = indeks bias lensa.
R1  = radius kelengkungan permukaan 1 lensa.
R2  = radius kelengkungan permukaan 2 lensa.
Cara menentukan nilai R1 dan R2 apakah positif atau negatif dapat dilihat pada aturan lensa. Berapapun nilai R1 dan R2 titik fokus dari lensa cembung selalu positif.

2. Langkah-langkah pembentukan bayangan pada lensa  cembung
a.Lukis dua buah sinar istimewa (agar lebih sederhana gunakan sinar istimewa pada poin 1 dan 3)
b.Sinar selalu datang dari depan lensa dan dibiaskan ke belakang lensa. Perpanjangan sinar-sinar bias ke depan lensa dilukis sebagai garis putus-putus.
c.Perpotongan kedua buah sinar bias yang dilukis pada langkah 1 merupakan letak bayangan. Jika perpotongan didapat dari sinar bias, terjadi bayangan nyata, tetapi jika perpotongan didapat dari perpanjangan sinar bias, bayangan yang dihasilkan adalah maya.
Contoh:

                                          Sifat bayangan: Nyata, terbalik, diperbesar.

Selain dengan melukis bayangan , kita juga dapat menentukan sifat bayangan dengan menggunakan metode penomoran ruang berdasarkan aturan Esbach.
Seperti pada pemantulan cahaya, pada pembiasan cahaya juga digunakan dalil Esbach untuk membantu menentukan posisi dan sifat-sifat bayangan yang dibentuk oleh lensa positif. Untuk lensa nomor ruang untuk benda dan nomor ruang untuk bayangan dibedakan. Nomor ruang untuk benda menggunakan angka Romawi (I, II, III, dan IV), sedangkan untuk ruang bayangan menggunakan angka Arab (1, 2, 3 dan 4).

Sama seperti pada pemantulan cahaya pada cermin lengkung, posisi bayangan ditentukan dengan menjumlahkan nomor ruang benda dan nomor ruang bayangan, yakni harus sama dengan lima. Misalnya benda berada di ruang II, maka bayangan ada di ruang 3. Lengkapnya dalil Esbach untuk lensa dapat disimpulkan sebagai berikut.
Dalil Esbach:
1. Jumlah nomor ruang benda dan nomor ruang bayangan sama dengan lima.
2. Untuk setiap benda nyata dan tegak:
     a. Semua bayangan yang terletak di belakang lensa bersifat nyata dan terbalik.
     b. Semua bayangan yang terletak di depan lensa bersifat maya dan tegak.
3. Bila nomor ruang bayangan lebih besar dari nomor ruang benda, maka ukuran bayangan lebih besar dari bendanya dan sebaliknya.
 
Copyright 2010 Aku dan Fisika
Revive Pink Blogger template by Introblogger | Change By Ferdinand